Bursa Asia-Pasifik melemah pada 21 Agustus 2026, tertekan oleh kenaikan imbal hasil obligasi AS.
Emiten real estate dan properti, PT Bhuwanatala Indah Permai Tbk (BIPP) mengumumkan rencana private placement sebanyak - banyaknya 503 juta (10%) saham.
BI resmi merilis skema baru berupa fasilitas transaksi pasar valuta asing untuk kebutuhan lindung nilai (hedging) bagi investor globalhak konsumen